PKS Muda Harus Jadi “Trust Factory”

05 Januari 2026 - 18:01 WIB
Share

JAKARTA — Ketua DPP PKS Bidang Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa, Aang Kunaifi, menegaskan pentingnya transformasi PKS Muda agar semakin relevan, berdampak, serta dipercaya oleh generasi muda.

Aang menekankan tiga fokus utama, yakni penguatan standar bukti kerja, kemampuan menerjemahkan isu, serta penyediaan jalur peran yang jelas bagi anak muda.

Pertama, Aang menegaskan PKS Muda harus bertransformasi menjadi trust factory, yakni mesin penghasil kepercayaan publik melalui kerja-kerja yang berbasis bukti dan terukur.

“Mulai sekarang, PKS Muda wajib punya standar: setiap kerja kepemudaan harus ada jejak bukti, progres, ringkasan data, dan dampak," ujarnya.

Menurut Aang, di lingkungan yang digital dan dinamis, kepercayaan publik perlu dibangun melalui konsistensi program yang dapat dilihat, dievaluasi, dan dirasakan manfaatnya.

Kedua, Aang menekankan PKS Muda perlu berperan sebagai issue translator, bukan sekadar pembuat konten. Ia menilai PKS memiliki substansi yang kuat, namun substansi tersebut harus disampaikan dalam format yang sesuai dengan cara Gen Z memproses informasi.

“PKS punya substansi. Namun, kalau substansi tidak bisa dibawa ke format yang Gen Z pahami, maka kita kalah cepat dan menjadi tidak relevan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pola konsumsi informasi Gen Z banyak dimulai dari format ringkas, seperti stories, slides, scrolls, sehingga pesan politik perlu dikemas secara padat, jelas, dan mudah ditindaklanjuti.

Ketiga, Aang mendorong PKS Muda menyiapkan participation pathway atau jalur peran bagi anak muda agar keterlibatan mereka tidak bersifat sementara.

“Kalau kita hanya mengajak bergabung tanpa jalur peran dan ruang pengambilan keputusan, maka banyak anak muda akan datang saat isu sedang hangat, lalu pergi ketika merasa tidak bisa bertumbuh,” ujarnya.

Karena itu, Aang mendorong adanya “tangga kontribusi” yang terstruktur, mulai dari simpatisan isu, relawan program, kader penggerak, hingga menjadi pemimpin muda.

Arahan Aang tersebut disampaikan dalam agenda Konsolidasi PKS Muda se-DKI Jakarta yang diselenggarakan oleh Bidang Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa (PKS Muda) DPW PKS DKI Jakarta.

Acara yang bertema “Membaca Aspirasi Gen Z, Tantangan dan Peluang PKS”, dilaksanakan pada Sabtu, (3/1/2026), di Kantor DPTW PKS DKI Jakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan DPW PKS DKI Jakarta, termasuk Ketua DPW PKS DKI Jakarta dan Ketua Bidang Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa DPW PKS DKI Jakarta.

Melalui konsolidasi ini, PKS Muda DPW PKS DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja-kerja kepemudaan yang berbasis data dan dampak, komunikatif bagi Gen Z, serta membuka ruang kontribusi dan kepemimpinan yang nyata.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus memperluas daya jangkau PKS Muda dalam menjawab aspirasi generasi muda di DKI Jakarta.

Share